Di Parangjoro, Prajurit TMMD Diminta Melestarikan Karawitan Jawa Saat Pembangunan Berlangsung
SUKOHARJO – Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, siang itu diwarnai denting gamelan ketika anggota Satgas TMMD memilih belajar karawitan di sela-sela pekerjaan pembangunan.
Kegiatan nonfisik ini menjadi bagian dari agenda TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Para pelaku seni desa memandu anggota Satgas memainkan kendang, bonang, gender, dan gong. Latihan berlangsung Jumat, (7/8/2026) dengan suasana santai dan tawa saat peserta menyesuaikan irama.
Praka Jefri mengatakan pembelajaran karawitan bukan semata mengisi waktu luang. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya “uri-uri budaya Jawa” sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi yang hidup di tengah masyarakat tempat mereka ditugaskan.
Para pengajar menyatakan kehadiran prajurit menghadirkan warna baru bagi ruang latihan. Mereka memandang kesediaan anggota Satgas mempelajari gamelan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang layak dikenalkan kepada generasi mendatang.
Ketika pekerjaan pembangunan kelak selesai, bunyi gamelan yang sempat dipelajari bersama diharapkan meninggalkan jejak lain: bangkitnya kesadaran bahwa pembangunan desa juga berlangsung melalui usaha menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. (Red/Ap)
