Agustus 13, 2026

TMMD

Detil Pengerjaan Jadi Penentu Kekuatan Talud TMMD di Parangjoro

SUKOHARJO – Satu adukan semen dan satu susunan batu mungkin tampak remeh bagi pekerja, namun saat aktivitas itu diulang membentuk konstruksi ratusan meter, tiap elemen memengaruhi mutu talud di Desa Parangjoro.

Mesin molen menjadi salah satu peralatan yang terus dipakai untuk menyiapkan material. Adukannya kemudian diangkut ke titik kerja, sementara batu pondasi disusun bertahap. Proses itu membutuhkan ketelitian agar struktur mampu menjalankan fungsi sebagai penahan tanah.

Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-129, percepatan pekerjaan semakin terasa. Pada Rabu (12/8/2026), kegiatan diarahkan untuk mengejar target penyelesaian sasaran fisik, dengan anggota TNI, Polri, dan warga yang tetap berada di lapangan.

Metode kerja ini mempertegas bahwa efisiensi tidak berarti mengorbankan ketelitian. Pekerjaan dipercepat melalui kesinambungan persiapan material, pengangkutan adukan, dan pengerjaan konstruksi pada titik talud.

Pada akhirnya, kualitas bangunan diukur dari kemampuannya menjalankan fungsi, bukan sekadar cepat selesai. Talud diharapkan mampu menjaga sisi jalan dan memberi manfaat bagi warga dalam jangka panjang.(Red/Cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *