Kodim 0107/Aceh Selatan: Pendinginan Titik Asap Jadi Fokus Hari Kedua Karhutla
ACEH SELATAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lahan gambut Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan berlanjut pada hari kedua, Minggu (30/8/2026), dengan personel TNI bersama BPBD masih berusaha memadamkan titik-titik asap.
Asap tipis yang terlihat di sejumlah bagian lahan menunjukkan potensi bara yang masih tersisa di bawah permukaan gambut sehingga pemadaman tidak dihentikan setelah api permukaan berhasil dikendalikan.
Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Ali Sadikin, mengatakan fokus penanganan pada hari kedua diarahkan pada pendinginan dan pembasahan titik-titik yang masih mengeluarkan asap.
“Memasuki hari kedua, fokus kita adalah pendinginan dan memastikan titik-titik yang masih mengeluarkan asap benar-benar padam. Karena ini lahan gambut, bara bisa bertahan di bawah permukaan dan kembali memunculkan api jika tidak dilakukan pembasahan secara maksimal,” kata Kapten Inf Ali Sadikin di lokasi.
Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare, sementara penanganan hingga hari kedua telah mencapai sekitar 80 persen.
Meski sebagian besar area berhasil dikendalikan, personel TNI dan BPBD masih bertahan untuk menyisir lokasi melakukan pemadaman dan pendinginan secara bertahap, menghadapi medan sulit dan minimnya sumber air.
Kapten Inf Ali Sadikin menegaskan petugas tidak hanya fokus pada api permukaan; setiap titik yang masih mengeluarkan asap harus diperiksa dan dibasahi karena bara dalam gambut berpotensi kembali memicu kebakaran.
“Kita tidak hanya melihat api yang tampak di permukaan. Titik yang masih mengeluarkan asap juga harus ditangani dan didinginkan. Personel akan terus bekerja sampai kondisi benar-benar aman,” ujarnya.
Karakter lahan gambut menuntut pembasahan menyeluruh untuk menekan bara di dalam lapisan tanah agar tidak muncul kembali.
Di tengah medan berat, panas, dan keterbatasan air, personel terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya melakukan upaya pemadaman dan pendinginan secara bertahap.
“Kita akan terus pantau. Jangan sampai setelah api di permukaan padam, kemudian muncul kembali karena masih ada bara di bawah. Prinsipnya, kita pastikan dulu benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi,” tegasnya.
Selain pemadaman dan pendinginan, pemantauan kawasan sekitar terus dilakukan Satgas TNI bersama BPBD untuk mengantisipasi titik api baru hingga lahan dinilai aman. (Pr012)
