Korem 012/Teuku Umar Tegaskan Nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati pada Peringatan Sumpah Pemuda
MEULABOH – Semangat persatuan yang lahir dari para pemuda pada 28 Oktober 1928 kembali diungkit oleh Korem 012/Teuku Umar saat mengadakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di lapangan upacara Makorem 012/TU, Desa Ujong Tanoh Darat (UTD), Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (28/10/2026).
Upacara itu berlangsung khidmat dengan kehadiran prajurit Korem 012/Teuku Umar serta pegawai negeri sipil (PNS), yang menjadikan peringatan sebagai momen untuk mengokohkan kembali komitmen terhadap persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman dan tantangan zaman.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang disampaikan melalui pembacaan oleh Dandenkomlek Letkol Cke P. Sitohang, ditegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak cukup dinilai dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, atau kekayaan, melainkan harus dilandasi kualitas manusia, pembentukan karakter, dan kepedulian terhadap sesama.
Amanat itu menyoroti tiga nilai utama yang perlu dimiliki generasi saat ini: patriotik, gigih, dan berempati; patriotisme diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi negara, sedangkan kegigihan terlihat dari sikap tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan.
Nilai empati juga ditegaskan sebagai bagian esensial dalam membangun bangsa; setiap orang diharapkan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi tetapi juga peka terhadap kesulitan orang lain dan bersedia memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar semangat Sumpah Pemuda terealisasi dalam perilaku dan pengabdian sehari-hari; cinta tanah air tidak cukup lewat ikrar, melainkan harus tampak melalui tanggung jawab, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi kepentingan bangsa dan negara.
Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Korem 012/Teuku Umar menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, diharapkan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati makin memperkuat pengabdian prajurit dan PNS demi terwujudnya Indonesia yang maju, kuat, dan bermartabat.(Pr012).
