Juli 23, 2026

TMMD

Tahap Pengecoran Lantai Jadi Fokus Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone di Maroanging

BONE – Tahap pengecoran lantai rumah dilanjutkan oleh personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone bersama masyarakat pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Santi (32) di Kelurahan Maroanging, Kecamatan Sibulue, yang terus menunjukkan perkembangan sebelum memasuki pekerjaan penyelesaian bagian dalam bangunan.

Berbeda dari sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, pengecoran lantai menjadi simbol dimulainya fondasi kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. Lantai yang kokoh akan meningkatkan kenyamanan, kebersihan, serta keamanan rumah sehingga dapat menunjang kualitas hidup penghuninya dalam jangka panjang.

Kamis (23/7), anggota Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menyiapkan adukan beton, mengangkut material, hingga meratakan permukaan lantai secara teliti. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ruh utama Program TMMD.

Pelaksanaan rehabilitasi RTLH ini juga memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak selalu diukur dari besarnya infrastruktur yang dibangun. Perubahan pada satu rumah sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan sebuah keluarga. Kehadiran TMMD menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari.

Program TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone sendiri mengusung pendekatan pembangunan yang menyeluruh, dengan sasaran fisik maupun nonfisik di sejumlah wilayah Kabupaten Bone. Rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama di lapangan.

Progres pengecoran lantai rumah Ibu Santi, diharapkan seluruh tahapan rehabilitasi dapat berjalan sesuai target. Ketika rumah itu nantinya selesai dan siap ditempati, yang terbangun bukan hanya sebuah bangunan yang lebih layak, tetapi juga harapan baru bagi keluarga penerima manfaat serta bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan secara nyata.(Red/Ui).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *