September 6, 2026

TMMD

TMMD Ke-129 Bawa Dampak Ekonomi, Pedagang Parangjoro Ramai Saat Penutupan

SUKOHARJO – Penutupan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memicu aktivitas komersial yang padat di Desa Parangjoro, membuat pedagang setempat kebanjiran pengunjung pada hari penutupan.

Sejak awal pengerjaan TMMD, warung Bu Marni dilaporkan ramai, dengan puncak keramaian pada Kamis (13/08/2026) ketika warga dan tamu memadati Dukuh Parangjoro RT 02/02 untuk menyaksikan seremonial penutupan.

“Dari awal TMMD sampai penutupan ini warung saya rame terus. Hari ini paling rame. Terima kasih Bapak TNI sudah membangun desa kami dan membawa berkah dagangan,” kata Bu Marni.

Puluhan pedagang lain juga membuka stan sejak pukul 06.00 WIB, menawarkan jajanan seperti minuman, sate, cilok, tahu gejrot, gorengan, serta kue tradisional khas Sukoharjo.

Keramaian tersebut menggambarkan salah satu dampak TMMD terhadap pelaku usaha lokal, di mana masyarakat memanfaatkan momentum untuk berjualan dan meramaikan penutupan.

Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menyatakan apresiasi atas keterlibatan warga selama kegiatan berlangsung.

Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., yang bertindak sebagai inspektur upacara, juga berkesempatan mengunjungi sejumlah stan setelah upacara selesai.

Brigjen Denny berharap geliat ekonomi warga yang muncul selama TMMD terus berlanjut pascakegiatan, dengan semangat gotong royong yang mendukung pengembangan usaha lokal.

Penutupan TMMD menjadi peristiwa berkesan bagi warga Parangjoro karena pembangunan yang dilakukan selaras dengan ramainya aktivitas ekonomi di desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *